Kamis, 22 Agustus 2013
Tentang Ayah
Rabu, 21 Agustus 2013
"Kak... kamu itu..."
Dua Sisi
Selasa, 20 Agustus 2013
Mari Doakan Mereka
Bertemu laki-laki spesial
Banyak kisah yang dibagi hingga menjejak di hati 18 Agustus 2013
Kisah tentang sejarah kali Angke yang berarti kali merah kecil yang ternyata mengandung banyak sejarah terhadap pendekan Tionghoa yang membantu kemerdekaan Indonesia.
Kisah tentang Cina yang kini mampu menjulang tinggi dibanding negara-negara lainnya akibat kemauannya untuk berubah.
Kisah tentang 1600 mahasiswa yang dikirim ke berbagai negara untuk belajar dan kembali ke negara asal untuk membangun Cina.
Kisah tentang mafia di Indonesia yang merajarela dengan berbagai hal prilakunya.
Kisah tentang bagaimana ia berbakti pada Indonesia melalui pendidikan.
Berbagai kisah lainnya yang pada akhirnya membicarakan mimpi yang harus direalisasikan menjadi nyata.
Meski kami berbeda baik dari segi keturunan maupun keyakinan namun di antara kami semua terjunjung rasa toleransi yang tinggi. hingga pada akhirnya menelurkan kasih sayang yang teramat dalam.
Semoga engkau selalu sehat... Eyang...
Keluarga kami
![]() |
| orangtua |
![]() |
| Para cucu |
![]() |
| keluarga besar |
Minggu, 18 Agustus 2013
Agustus nano-nano
akhirnya waktu kembali ke Jakarta tiba juga. Yap hari ini perjalanan menuju tanah kelahiran. Tidak dapat tiket kereta, bus malam pun jadi pilihan.
Terpaksa...
Padahal diri benar-benar tak suka naik bus, terutama untuk perjalanan jauh dan malam hari. Entah kenapa rasanya trauma...
![]() |
| selama perjalanan |
Memang tidak pernah dan jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan atau apapun namanya, namun dulu pernah sampai tak bisa memejamkan mata karena bus yang ditumpangi nyalip sana sini dengan lincah dan semuanya. Yasudah
dan kali ini... Taraaaaaa terpaksa naik bus... Tidak mungkin menunda pulang beberapa hari ke depan. Maklum beberapa tanggal di bulan agustus ada yang spesial. Sudah banyak janji yang digantung dan tak mungkin dibiarkan tergeletak begitu saja. Harus ditepati dan dilaksanakan kesemuanya, InshaAllah.
Weitss memang selain momen lebaran ada momen bahagia apa lagi di bulan perjuangan ini?
Yap, selain lebaran dan hari kemerdekaan juga ada acara wisudaan dan pernikahan teman. Semuanya sudah diatur sedemikian rupa hingga penuh jadwal di minggu terakhir bulan agustus.
Selain hari penuh bahagia, ternyata di bulan ini kesedihan juga menempa seluruh umat muslim dunia termasuk Indonesia.
Yap terkait Mesir, negara terdepan yang mengakui kemerdekaan Indonesia itu kini tengah dirundung duka. Hal ini semua masih terkait dengan penggulingan presiden Mesir yang dikudeta oleh militer. Meski emang udah curiga sih dibalik ini semua ada campur tangan orang yahudi yang memang memusuhi umat Islam dengan teramat sangat.
Sudahlah, tak usah merutuki hal seperti itu, Sa. Lebih baik kita mendoakan saudara-saudara kita yang dizolimi di sana. Palestina, Syiria, dan Mesir.
Allah sudah menyiapkan syurga untuk para syuhada yang hak dan kebebasannya dirampas dan diinjak dengan semena-mena.
Allah nggak tidur dan aku percaya dari serangkaian hal yang terjadi di timur tengah tentu ada hikmah yang bisa diperoleh.
#saveEgypt #StopMassacre
oke sementara nunggu bus berangkat sekian dulu ya, nanti malam disambung lagi. Muehehehehe
:):D;)
Sabtu, 17 Agustus 2013
Merayakan keMERDEKAan
![]() |
| Makan bersama di malam merdeka |
Selasa, 13 Agustus 2013
Saya, bagian dari Martodiredjo
terlalu banyak hal yang saya tinggalkan salah satunya memperbaharui tulisan di blog ini. Sebenarnya banyak hal dan alasan yang dapat saya kemukakan kenapa hal ini bisa terjadi, namun lagi-lagi saya tak akan memakai tameng alasan sebagai pemebaran janji yang saya buat dan langgar sendiri.
Setelah merayakan hari kemenangan bersama keluarga dan sanak famili dari satu daerah ke daerah lainnya banyak hal baru yang saya ketahui.
Saya termasuk keturunan keluarga Martodiredjo yang mempelopori pendidikan di daerah Lumajang hingga meluas ke mana-mana. Bahkan foto mendiang buyut saya mirip sekali dengan foto Ki Hajar Dewantara.
Dari kumpul keluarga besar yang berasal dari darah kakek saya alm. Mbah Kung Herry Soekrisnoto, saya banyak mendapatkan informasi yang bagi saya amatlah penting.
Saat pertemuan berlangsung, adik kandung mbah Herry Soekrisnoto yang saya panggil dengan sebutan mbah Min dan Mbah Kadir menceritakan kisah tentang mbah martodiredjo baik mbah kakung maupun mbah putri.
Mbah kakung yang tak lain adalah ayah dari kakek saya adalah seorang pencatat buku harian yang handal. Beliau rajin menulis buku harian setiap hari. Bahkan buku hariannya ditulis amatlah detail.
Saya jadi menyadari bahwa yang dilakukan buyut saya sama seperti apa yang saya lakukan. Ternyata memang ada yang menurunkan.
Satu lagi kisah yang saya tahu, bahwa buyut saya yang laki-laki gemar bercerita. Memupuk tinggi mimpi dan cita-cita hingga menjadi nyata. Meski mbah buyut putri tidak bisa membaca dan menulis namun dia adalah sosok Ibu yang patut ditiru dan dibanggakan. Kalau tidak ada beliau, para mbah-mbah yang sekarang mungkin tidak bisa mengcap pendidikan sampai ke negeri Belanda.
Yap... Mbah-mbah kami adalah orang yang memberantas kebodohan di mana mereka tinggal. Termasuk mbah kakungku tercinta Herry Soekrisnoto, yang mengabdi menjadi guru saat ia tinggal di desa Tumpang.
MashaAllah, ternyata orang-orang hebat ada dalam keluarga saya dan darahnya pun mengalir dalam diri saya.
![]() |
| Kakak dan Adik dari Mbah Kakungku :D (keluarga Martodiredjo) |
Hebat di sini saya artikan bermanfaat bagi orang banyak. Senantiasa berbagi ilmu di mana pun dan kapan pun.
Satu hal lagi yang senantiasa saya ingat dari kata-kata mbah buyut putri yang disampaikan oleh mbah-mbah saya, yakni kalau kau tidak tahu, bersyukurlah karena banyak hal yang bisa kau ketahui setelah bertanya. Gusti sudah kasih mulut untuk kita pakai, jangan takut tersesat, cari tahu semua dengan teliti.
Salam cinta untuk semua orangtua yang begitu mencintai anak-anaknya dengan cara yang baik, mendidik! bukan sekadar belajar atau asal mengajar.
Saya jadi termotivasi untuk rajin dan disiplin dalam segala hal, terutama menulis.
Oh iya, sekadar info saja: Di Tumpang saar ini suhunya 16°C lho. Berasa banget ademnya... Mantap
:D:)
Kamis, 08 Agustus 2013
Semangat untuk Ima
Happy Ied Mubarok
selamat kembali ke jiwa dan hati yang fitri. Semoga senantiasa saling memaafkan.
Hari ini sudah keliling keluarga dari suami mama yang di brebes. Alhamdulillah sambutan yang luar biasa meski saya tak terlalu banyak kenal dengan mereka.
Dari sekian banyak saudara dari suami mama yang saya temui, saya berkenalan dengan seorang gadis bernama Ima.
Dia adalah anak dari adik suaminya mama. Jadi secara nggak langsung sepupu juaauh. Meski baru kenal beberapa jam, namun kami sudah merasa dekat. Dia memanggil saya dengan sebutan teteh.
Senangnya dipanggil demikian, berasa jadi orang sunda. Hihi
Disaksikan hamparan bintang di langit saat malam takbiran, ima bercerita banyak hal. Terutama dalam kegalauannya melanjutkan hidup pasca SMA.
Ima memang bukan berasal dari keluarga ekonomi mampu. Namun tekad dan semangatnya perlu diadu. Ia berencana kuliah di tahun depan. Selesai SMA ini ia ingin bekerja untuk mengumpulkan uang.
Hal yang membuat dia galau adalah pekerjaan yang dilakukannya. Antra menjadi seorang guru les privat atau menjadi buruh di pabrik.
Banyak pandangan yang saya berikan dan semuanya saya jabarkan secara objektif. Jika dia memilih untuk menjadi guru selama mengisi waktu setahun, ia bisa sembari menyicil belajar. Toh dengan mengajar yang diandalkan adalah pikiran. Jadi tenaga yang lebih banyak digunakan adalah otak. Terlebih yang diajar adalah anak-anak sehingga cara mengajar kreatif tentu diperlukan.
Namun, jika ia memilih untuk kerja di pabrik, bisa juga ia belajar untuk membuka wirausaha nantinya. Menambah pertemanan dengan berbagai macam orang dengan berbagai karakter, tapi yang memang diandalkan adalah tenaga fisik. Kesempatan belajar untuk persiapan ujian tidak sebanyak saat memilih pekerjaan sebagai guru les. Karena setelah bekerja seharian pasti menguras tenaga dan lebih membutuhkan istirahat agar lelah segera hilang.
Pilihan ada ditangannya. Tadinya Ima bercerita juga bahwa dirinya sering menemui masalah. Setiap manusia hidup itu memang dihadapkan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Tentunya kita tidak perlu risau dan khawatir selama kita berpegang teguh pada Allah swt.
Allah itu tempat kita bergantung, kapanpun, di mana pun, dalam kondisi apapu. Yakinlah bahwa tiada daya dan upaya yang kita lakukan selain dengan pertolongan Allah. :)
ayo semangat meraih mimpi dan cita-cita. Satu bintang di langit adalah satu impian/cita-cita kita. Kalau banyak bintang, tentu banyak cita-cita yang harus kita mimpi dan wujudkan
perjalanan lanjut ke Malang, Bismillah










