Senin, 28 Januari 2013

Kisah Abdullah bin Masud

Kisah ini kudengar dari seseorang yang menceritakan. 

Perawakannya tidak terlalu tinggi tapi tidak pula dikatakan tinggi. Badannya digambakan kecil tapi bukan kerdil. Bukan itu yang ingin dilihat. Tapi yang menjadikannya dia sebagai salah satu sahabat nabi Muhammad Saw adalah karena kedekatan dan kesetiaannya.

Saat kecil Abdullah bin Masud adalah seorang penggembala kambing. Ia anak yang sangat jujur . Hal itu tergambarkan ketika ada dua orang yang mendatanginya bermaksud meminta susu dari hewan yang sedang digembalakannya. Merasa bahwa hewan ternak yang digembala bukan miliknya maka dengan jujur ia ungkapkan bahwa ia hanyalah seorang penggembala kambing yang diamanahkan untuk menjadi penggembala dan ia tidak berhak memberikan susu karena itu adalah milik majikannya.

Dua orang yang mendengar kejujuran Abdullah bin Masud tidak marah mendengar penolakannya tersebut. Justru mereka sangat terkesan dan bersimpati atas kejujuran Abdullah bin Masud. Dua orang tersebut ternyata adalah Nabi Muhammad Saw dan Umar bin Khatab. Nabi Muhammad segera menyuruh Abdullah untuk mengambil hewan ternak betina yang belum masuk masa kawin atau masih anak-anak. Setelah dibacakan basmalah kambing tersebut mengeluarkan air susu yang banyak. Hal itu membuat Abdullah takjub dan terpesona dan ingin diajarkan membaca kalimat indah itu.

Semenjak itu Abdullah bin Masud masuk Islam dan menghambakan dirinya untuk Allah swt dan Nabi Muhammad saw. Abdullah adalah seorang pembaca Al-Quran yang sangat baik dibanding sahabat-sahabat Rasul yang lain. Bahkan Rasulullah sendiri mengatakan bahwa suara Abdullah saat membaca Al-Quran sama seperti suara malaikat Jibril ketika menyampaikan wahyu Al-Quran kepadanya.

Abdullah sangat dekat dengan Nabi Muhammad. Bahkan ia menjadi salah satu orang yang diizinkan masuk ke kamar Nabi Muhammad. Abdullah juga mendapat julukan sebagai pemegang rahasia Muhammad. Kesehariannya banyak dihabiskan bersama Nabi Muhammad. Sehingga Abdullah pun mendapat julukan bayangan Muhammad.

Dan saya langsung jatuh cinta padanya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar