Senin, 29 Juni 2020

Main Puzzle Yuk


Pagi ini kami main puzzle DIY. Sebelum bermain tentu kami buat dulu puzzlenya. Kenapa main puzzle? Karena Nusa konsentrasinya dalam menyusun puzzle hanya 2-3 menit saja. Dia lebih suka bergerak aktif ke sana kemari (gak bisa diem/gak bisa duduk tenang dalam kurun waktu 4-5 menitan.) Sengaja dibuat gambar truk damkar karena ini favoritnya dia. Harapannya agar dia mampu menyelesaikan puzzlenya dan betah dengan puzzlenya karena kesukaan. (sekaligus melatih ketelitian, motorik halus, dan konsentrasi)

Sebelum mulai bermain puzzle sengaja saya sedot dulu sedikit energi Nusa dengan bermain perang-perangan. karena kalau tidak otomatis tidak mudah buat dia duduk tenang dan menyelesaikan tantangan. πŸ˜‚

Alhamdulillah begitu diinstruksikan dia siap sedia menyelesaikan tantangan. Sebelumnya dia minta disebutkan istilah damkar dalam bahasa Inggris. Sekalian saja saya tantang dia menirukan bagaimana suara sirine damkar. (karena antara damkar, mobil polis, & ambulan bagi saya sama saja suaranya)

Alhamdulillah Nusa bisa menyusun puzzle bolak balik sampai 3 kali. Ketagihan dia!

Puzzle dapat diselesaikan dengan baik dan waktu yang dihabiskan untuk menyusun puzzle ini tak kurang dari 3 menit. Jadi peer nya bagi Mabun adalah membuat Puzzle yang lebih rumit lagi πŸ˜‚. Bermain puzzle ini sampai 3 kali lalu dia menyatakan, sesuatu yang membuat Mabunnya berbinar "Mabun Hebat ih, bikin mainannya. Besok main apa.lagi ya?" πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Dia gak sadar kalau sebenarnya dia sedang belajar. Alhamdulillah Mabun ikut Kelas Hebat Anak Usia Dini yang dibimbing langsung oleh Pak Eri Psikolog Anak yang memang dalam kelasnya mendalami materi terkait rileks main bersama anak usia dini.

Alhamdulillah sekarang jadi lebih tercerahkan karena bisanya cuma main-main saja tanpa pernah evaluasi dan catat sana sini terkait kebutuhan dan perkembangannya. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ sekarang dapat ilmu jadi praktek langsung biar bahagia 😍. Mabun sudah buat dan sedang ikut tantangan 10 hari menyusun permainan pembelajaran untuk Nusa. Macam buat rpp kalau di sekolahπŸ€—
Selain diajarin caranya dalam kelas ini pun bener-bener dibimbing dan dikoreksi segala hal yang telah kita buat dan lakukan. Ketawan deh kalau Nusa itu kinetik abis meskipun dia pendengar yang baik di saat mabunnya cerita. Jadi lebih distimulus visual dan auditorinya tanpa mengurangi gerakan-gerakan atau kinetiknya.



Semoga Mabun bisa jadi guru yang baik buat Mas selama di rumah aja. Meski terkadang diakui esmosinya belum maksimal terkendali. Wakakakakak


Gak apa-apa toh kita sama-sama belajar. Dia belajar jadi anak sekaligus murid sedangkan Mabun belajar jadi ibu sekaligus guru. Meski kalau jadi guru orang lain kok bisa lebih sabar dan konsisten wakakakaka

Oke ini #kisah #MabunNusaNTara
#belajarrasamain #dirumahaja #dirumahsaja #homeschooling #homeeducation

Jumat, 26 Juni 2020

Puzzle Kardus Jagoan


Sesekalia buat video tutorial tapi masih pemula banget. Apalagi pas bebikinan senantiasa dihebohkan oleh jagoan jadinya seadanya aja dehπŸ˜‚. Nggak pakai alat penyangga hanya pakai tangan manual. Tapi bagi jagoan videonya kaya sulap. Jadi lumayanlah daripada lumanyun. Wakakak

Intinya sih tetap pakai kardus bekas yang didoble. Lalu digambar manual dan diwarnai pakai spidol. Belum punya cat acrylic jadi yang ada saja dimanfaatkan. Biar lebih awet dan mudah memasang puzzlenya masing-masing puzzle yang telah dipotong disolasi atau lakban bening.(masih setia memanfaatkan kardus bekas yang betebaran di rumah)πŸ˜‚πŸ˜‚

Pilih gambar ikan dengan tingkat kesulitan dasar karena mainan ini untuk Adik Tara. Kesukaannya terhadap aneka jenis ikan membuat Mabun memilih Nemo untuk jadi pilihan puzzle kali ini.

Alhamdulillah tetap seru dan bersambut baik. Puzzlenya dibawa kemana-mana sama adik. Wakakkaka demen dia. Waktu bermainnya masih dibantu. Alhamdulillah adik sedikit-sedikit mulai paham mengatur posisi puzzle. Yey


Dan emang gak bisa kalau buat cuma satum Masnya lihat adiknya bebikinan Puzzle ikan dia ribut minta buat puzzle pemadam kebakaran. Oke biar keributan tak berlanjut mari kita lanjut bebikinan. Ngambil contoh yang gampang-gampang saja alias yang nempel di tembok dinding stiker alat transportasi. Yeay


Mas bantuin warnain setelah digambar. Lanjut mabun bagian potong-potong pakai cutter dan ngelakban bening masing-masing potongan agar ketika dipasang gak seret-seret amat.


Alhamdulillah nggak sampai 20 menit kelar. Semuanya itu bergantung niat. Asalkan ada niat semua akan dimudahkan oleh Allah. 

Mas gak sampai 3 menit selesai nyusunnya. Cepet amat mainnya sebentar kelar. Wakakakkaakka emang dasar bocah cerdas. Wakakakakkaka


Senengnya dia senang dan bolak balik dipasang ditumplek begitu teruss. Dan nanya besok mabun bikin apa lagi ya. Hahahahha mikir lagi dah. Entah besok mau buat apa yang penting tetep semangat membersamai jagoan. Aamiin
,

Tapi dia 
Ini #kisah #MabunNusaNTara
#belajarrasamain #belajardirumah #homeschool #homeschooling #homeeducator #belajaralaTara #belajarangka #transportasi #keretaapi #puzzle #puzzleangka #idebermain #diy #kardusbekas #mainankardus #mainanku #idebelajar #yukmain #seruseruan #mainyuk #dirumah #dirumahaja

Kamis, 25 Juni 2020

Diy Puzzle Kardus

Puzzle Angka, Nusa Suka!



Siapa yang senang kalau dapat hadiah kardus bekas πŸ™„? Mabuuuuun πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Itulah jawaban jagoan kalau ditanya. Karena mereka tahu kalau ada kardus bekas pastinya akan dibuat mainan ala-ala.

Meski gak bagus-bagus amat sih. Hanya saja seneng kalau bisa memanfaatkan sesuatu yang kadang tak bernilai. Eh bernilai ding buktinya tukang rongsok kalau ditawarin kardus bekas mau πŸ˜‚

Oke skip. Kali ini mabun lagi gak bisa bobo siang karena emang gak biasa bobo siang kecuali ketiduran πŸ˜‚πŸ˜…. So memanfaatkan waktu yang sedikit karena Adik lagi bobo dan Masnya ribut minta buat mainan akhirnya dalam waktu kurang dari 20 menit selesai sudah berkarya.

Permainan ini mengasah otak karena sebenarnya tujuannya agar Mas selalu gak ketuker antara angka 16 dan 19. Wakakakakak.

Mas Nusa kalau disuruh menyebut dan mengurutkan angka 1-100 jago. Cuma kalau udah ketemu angka 16, 19, 61, 91 dia suka ketuker. Jadi kita bermain mengurutkan angka.

Sengaja dibentuk kereta api karena dalam semster ini tema pembelajaran #dirumahsaja berkaitan dengan transportasi. Kan dia pengen banget tuh belajar naik sepeda muter 10 kali tanpa henti. Dikaitakan ajalah nama-nama alat transportasi selain sepeda. Dan dibuat ragam permainannya macam ini.

Alhamdulillah anggap saja ini bagian dari nyicil buat mainan untuk pembelajaran. Mainan kardus mabun dari zaman Mas Nusa usia 2, 3, dan 4 hanya beberapa yang bertahan. Sisanya sudah terhempas karena dianggap sampah. πŸ˜‚



Sedih sih tapi daripada ditimbun jadinya emang sumpek banget. Lebih dari tas jumbo soalnya mainan kardus bekasnya. Mau nggak mau agar rumah menjadi bersih dan nyaman ya sebagian harus direlakan untuk dihempaskan meski sebenarnya sayang. Cuma kalau dipikir-pikir insyaAllah nanti bisa bikin lagi.


Waktu Adik tidur Mas puas main puzzle. Dia bilang seru dan minta dibuatin puzzle dengan bentuk yang lain lagi. Oke, catat aja dulu. Eh pas siang giliran Masnya tidur Adik berganti yang mainan. Meski emang dia belum hapal urutan angka tapi dia pinter ngelepas dan pasang lagi. Apalagi pas bagian badan kereta. Dia jago banget. Kayanya emang kudu bikin puzzle lagindeh mungkin yang gambarnya seru, lucu, menggemaskan macam ikan kali ya. Biar adik suka dan betah. Lagi pula kardus bekasnya masih buanyak banget. Daripada terongok begitu saja akan lebih baik kalau dimanfaatkan sebaik mungkin. Alhamdulillah

Padahal itu berlian. Eh apasih. Kardus bekas maksudnya. Okelah sekian, terima kasih dan sayang!


Rabu, 24 Juni 2020

Bermain Gelembung Sabun


Seru-seruan pagi ini bersama jagoan: Bermain gelembung sabun. Yeay! Sambil berjemur tentunya biar sehat

Alat dan bahan: air, sabun cuci piring, lidi, rotan bambu, kaos kaki, botol plastik bekas.

Rotan bambu yang tipis dan lidi dibuat bentuk melingkar. Khusus untuk botol plastik dipotong sebagian dan dimasukkan kaos kaki sebagai lubang untuk mengeluarkan gelembung. (kami memanfaatkan alat dan bahan yang mudah ditemukan dinrumah) πŸ˜‰

Aktivitas ini sangatlah menyenangkan bagi jagoan. Mereka bisa berimajinasi membayangkan aneka bentuk dari gelembung sabun yang ditiup.

Selain bikin hepi permainan ini menstimulasi semua otot-otot tubuhnya terutama mulut (rahang) karena meniup, otot kaki ketika melompat dan berlari mengejar gelembung, dan otot tangan saat menggerakkan alat bambu atau lidi yang kami buat.⁣


⁣Khusus untuk adik usia 2 tahun harus senantiasa di bawah pengawasan. Yah sedikit drama tadi dia icip-icip sabunnya πŸ˜‚πŸ˜… alhamdulillah aman sihπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ ⁣Alhamdulillah pekan ke empat tantangan dari @familiakreativa⁣
Dan @gagas.karya ⁣Done


Adik terselamatkan karena buru-buru dibilas air sama Mabun. Lepas itu diminumin air kelapa yang tumbuh subur di pekarangan rumah. Alhamdulillah


Padahal sebenarnya Adik gak bisa minum air kelapa. Hanya saja karena dipaksa dia sampai nangis-nangis minumnya. Entah kenapa sampai detik ini Adik belum bisa makan buah apapun selain kripik pisang. Wakakak



Oh iya khusus permainan ini kebanyakan Adik menonton dan main gelembung sabun yang sudah dibuat Mas nya. Karena ketika diminta untuk meniup dia belum kuat. Tiupannya masih malu alias pelan banget. Tapi alhamdulillah dia ikut menikmatinya


Psttt... Yayah juga turut andil lho. Selama mabun cekrak cekrek pakai hp, yayah yang niup balonnya. Hehehe


Jadi keluarga Ayam hari ini main bersama yeya yipppiii. Jarang-jarang sekarang main bareng alhamdulillah disyukuri saja. 


Khusus untuk Mas dia menikmati banget sampai sabunnya bener-bener habis. Lari ke sana kemari. Muter-muter gak jelas. Sampai dia berimajinasi aneh-aneh. Kaya kereta apilah, kaya ular lah, kaya telor kodoklah. Semuanya aja disebut πŸ˜‚


Baguslah jika permainan sederhana macam ini bisa melatih imajinasinya. Syukur-syukur dia jadi pandai cerita. 



Ini #kisah #MabunNusaNTara
#belajarrasamain #belajaralaNusa #BelajaralaTara #belajar #dirumahsaja⁣⁣
#familiakreativa #gagaskarya #gagaskarya2020 #kreatifsepanjangmasa #craft #diytoysforkids #sensoryplay⁣
#homeeducation #homeschooling #invitationtoplay #playbasedlearning #diruamahaja⁣

Selasa, 23 Juni 2020

Ayo Masukan Pompomnya Sesuai Warna!






Alhamdulillah akhirnya bisa posting juga mainan adik Tara dengan modal dan alat yang sama dengan mainan Mas Nusa yakni botol plastik bekas.








Sekarang ini kalau buat mainan mesti 2. Agar apa? Gak rebutan. Dulu mah bikin mainan satu anteng-anteng aja Adiknya. Sekarang gak bisa. Harus dua! Karena Adik juga butuh distimulasi Bun. Eh kalau itu mah harus sih tapi alasan lebih tepatnya karena mereka senang memiliki mainan masing-masing. Terutama Adik Tara yang ego sentrisnya masih besar untuk anak seusianya. Selalu bilang "Ini punya Adik" πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚







Kalau Mas sekarang sudah mau berbagi mainan meski dengan perjanjian πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. Tak apalah anak 5 tahun sama anak 2 tahun rasa irinya masih tinggi. Jadi Mabun berusaha Adil bikin mainan untuk 2 jagoan meski kalau Adik sudah bisa bantuin sedikit dan banyak acak-acak πŸ˜‚πŸ˜‚ tapi hepiilah apalagi pas dia gaya pakai lem tembak. Beuh udah berasa dia mampu kaya Masnya. πŸ˜‚πŸ˜‚ padahal kena lem dikit dia meringis kepanasan. Gak apa ya belajar sebab akibat. Karena kalau dilarang Adik Tara semakin Garang πŸ˜‚πŸ˜‚ yang penting di bawah pengawasan dan selalu jaga jarak aman. Lha apa sih.







Balik lagi ke soal mainan. Mainan ini otomatis untuk adik belajar warna. Sekaligus melatih motorik halus, dan belajar mengelompokkan. Kecehnya lagi Adik udah lihay menutup atau memutar tutup botolnya dengan tepat. Pantes botol obat dan minyak telom selalu saja numplek dan ketawan kalau ternyata selama ini Adiklah pelakunya πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚






Oke khusus punya adik evaluasinya akan masuk di #rekamjejak aja ya karena kebanyakan nulis lumayan pegel. πŸ˜… (alesan bilang aja karena adik belum ada tuntutan evaluasi selain rekam jejak) karena kalau punya Mas wajib setoran untuk pembelajaran di salah satu grup pendidikan anak usia dini. 
Semoga Allah senantiasa menguatkan Mabun untuk mencapai impian yang sudah lama sekali dikukuhkan. Dan bertemu dengan kawan-kawan baru dengan misi yang sama.sungguh membuat diri ini merasa terarahkan kemana jalan terbaik yang harus dilewati. Sukses untuk Mabun karena terus menerus belajar memberikan yang terbaik untuk buah hati.


Oke ini #kisah
#MabunNusaNTara
#belajaralaTara #warna #mengelompokkanwarna #idebermain #idebelajar #dirumah #dirumahaja #dirumahsaja #sorting #motorikhalus #seruseruan 

Minggu, 21 Juni 2020

Tema Belajar Nusa

Menyelesaikan Poin Pecahan Tema pembelajaran Nusa



Alhamdulillah akhirnya diposting juga setelah sekian lama menunda karena ada ini anu itu yang selalu saja dijadikan alasan.

Sebenarnya mengerjakan ini nggak sampai seharian. Cuma ngebayangin ragam permainan dan aktivitasnya yang lumayan butuh waktu lama.

Oke 10 hal yang ingin Mas Nusa pelajari dan kuasai ini perlu didukung dan disokong serta difasilitasi Mabun sebagai orangtua yang sekaligus menjabat sebagai guru. πŸ€—

Lepas ini akan buat jadwal bulanan serta harian terkait 10 tema itu beserta poin pecahannya.

Mungkin kalau sempat akan diposting dan kalau tidak sempat langsung eksekusi dan lihat hasil. Soalnya bulan Juni ini belum sempat buat #rekamjejak jagoan jadi berasa banget banyak peernya. Duileee peer dibikin-bikin sendiri. πŸ˜‚ eh enggak ini seperti sudah jadi kewajiban sebagai ortu untuk membuag rekam jejak anak atau istilah kecehnya protofolio πŸ€—

InsyaAllah semua sesuai jadwal kegiatan belajar mengajar yang jatuh pada bulan Juli namun dilaksanakan #dirumahaja .

Psst: Mabun juga buat jadwal seragam yang dikenakan segala lho. Biarlah orang kata ini main-main. Toh main-mainnya harus serius atau istilahnya totalitas perjuangan πŸ˜‚. Buat anak sendiri harus lebih total dong pastinya. Dulu aja waktu jadi guru atau pengajar Mabun bisa total banget apalagi buat anak sendiri. Yekan!



Alhamdulillah sudah mulai ikutan kelas terkait pendidikan anak usia dini juga. Meski... Ish kok banyak meskinya? Iya harusnya hari ini ada jadwal meetup virtual di google meet namun meleset 30 menit lebih dan ujug-ujug belajarnya diganti via zoom. Apalah daya mabun belum download zoom jadi kagak punya dan ketika mau instal hape udah keburu penuh memorynya. 


Ya Allah aya-aya wae yak. Udah gak usah dikeluhkan yang penting dijalani saja. Nanti jika akhirnya harus dikick alias dikeluarkan terima saja apa adanya. Semoga memang ada rezeki untuk jemput ilmunya. Kalau enggak ya berarti buka rezeki. Tetep setia pada prinsip belajar terus dan terus belajar. Aamiin


Okehlah mau buat laporan gamis dulu. Semoga Allah memudahkan urusan saya dan kalian semua. Aamiin

Oke ini #kish #MabunNusaNTara
#belajar #belajardirumah #dirumahaja #belajaralaNusa #belajaralaTara #diy #idebelajar #idebermain #belajarrasamain #seruseruan #homeschooling #homeeducation #home #belajaryuk #mainyuk

Sabtu, 20 Juni 2020

Sendok Bola dan Legonya

Sendok Bola dan Legonya

Kali ini bermain sama air yang pasti gak akan ditolak. Sebenarnya permainan ini khusus untuk Adik Tara 2y karena untuk melatih motorik halusnya dengan belajar menyendok bola dan memasukannya ke dalam wadah yang sudah mabun siapkan.

Sebelumnya pernah main ginian namun tanpa air jadinya bola lebih mudah disendok. Namun kali ini ditambah air biar lebih asyik dan seru. Meski tak dipungkiri ujung-ujungnya jagoan akan main air πŸ˜‚πŸ˜‚ Sudah biasalah yang penting mereka hepi dan menikmati. Alhamdulillah.

Catatan: Adik sudah mengenal warna ketika disebutkan disuruh menyendok bola sesuai warna yang diperintahkan bergegas dia mencari dan mulai menyendok.

Adik sudah mampu berhitung runut 1-10. 
Kalau untuk Mas agar lebih menantang permainannya menyendok sesuai pesanan bentuk, warna, dan jumlah. Kecehnya lagi dia harus menghitung total keseluruhan menggunakan bahasa Inggris. Sesuailah sama target dia. Hihihihi

Selain melatih motorik halus permainan ini diyakini mampu melatih konsentrasi dan koordinasi antara mata dan tangan. Semua indra distimulasi agar semakin berkembang dengan baik lagi dan lagi.

Alhamdulillah seru-seruan #diruamahaja

Awalnya sih begitu lihat Mabun siapkan bak mandi, bola kecil-kecil, dan lego disangkanya mau mandi bola. Padahal mereka berdua udah mandi juga. Pas dijelasin sambil nuang-nuangin barang plus menyerahkan sendok kepada masing-masing jagoan barulah mereka sadar ini mabunnya lagi ngajakin main-main. Hahahaah

Baru juga mulai, eh adik udah basah duluan. Apalagi coba kalau airnya gak disiram-siram ke Masnya pakai tangan. Otomatis Masnya bales dong sampai Adiknya basah kuyup padahal sendok satu bola atau satu lego juga belum πŸ˜‚


Yasudah akhirnya segera masing-masing anak diberikan instruksi yang berbeda. Langsung deh dikerjakan meski memang daya konsentrasi Adik baru sekitar dua menitan sesuai dengan umurnya. Intinya sih adik bisa nyendok sesuai warna yang diminta dan melekatannya di wadah yang sudah disiapkan tercapai. Gak muluk-muluk harus berapa jumlahnya sih. Perintah terjalankan bagi Mabun sudah cukup sisanya biarkanlah anak-anak menikmati permainan itu. Buktinya selain basah mereka berdua bisa ketawa-ketawa meski akhirnya berujung nangis karena pada rebutan ingin menguasai sendok dan bak airnya. Oke ini #kisah #MabunNusaNTara #latepost #seru #main #mainair #sendokbola #belajarrasamain #BelajaralaTara #belajaralaNusa #air #bola #

Jumat, 19 Juni 2020

Baca Buku Jadi Candu

Baca Buku Jadi Candu

Alhamdulillah salah satu kegiatan #dirumahaja seperti membaca buku menjadi candu yang seru bagi dua jagoan. 
Seperti kali ini ketika Mabun membacakan buku dengan teknik #readaloud kepada dua jagoan. (serius sekali mereka menyimak)😍 


Mabun membacakan buku yang berjudul Kisah Nabi Isa Alaihisalam. Bagaimana kisah Nabi Isa dari semenjak di kandungan Ibunya, Maryam. Saat dilahirkan ke dunia dan langsung bisa berbicara. Serta banyaknya mukjizat yang diberikan Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada beliau dari mulai menghidupkan orang yang sudah meninggal, menghidupkan burung yang dibuat dari tanah liat, menyembuhkan orang yang buta dan masih banyak lagi yang lainnya.


Untuk kisah Nabi Isa AS ini memang senangaja mabun tak jelaskan secara rinci dan panjang terkait alasan Nabi Isa diturunkan kembali untuk melawan dajjal nantinya. Entah kenapa menurut mabun hal itu belum perlu dijelaskan takutnya nanti jagoan malah ketakutan sendiri. Cukup sampai mukjizat dan kehebatan yang dimiliki oleh sang nabi aja yang saat ini perlu mereka ketahui.



Dua jagoan takjub sekali ketika mengetahui bahwasannya nanti Nabi Isa akan diturunkan kembali oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.


Alhamdulillah betapa membaca buku memiliki kenikmatan tersendiri yang tidak bisa digantikan dengan yang lainnya. Semoga Allah senantiasa mempermudah dan memberikan kelapangan rezeki bagi kami untuk bisa menikmati bacaan bergizi di setiap waktunya. Aamiin aamiin aamiin Ya Rabbal Alamiin.



Selamat bertambah umur Aya. Semoga Aya menjadi generasi yang gemar membaca. Izin ikutan Giveaway #SetahunAyaMembaca semoga ada jalan rezekinya jagoan yang Mabun jemput lewat GA ini. Aamiin



Senang sekali rasanya kalau kita bisa ikut berpartisipasi dalam kebahagiaan orang lain dan ikut menikmati bahagianya dengan mendapatkan hadiah berupa buku. Seperti kali ini selain karena memang jagoan suka banget baca buku, tulisan ini sekaligus didedikasikan untuk salah satu anak bernama Aya yang akan berusia 1 tahun di bulan Juni ini. Cara dia bersyukur dengan mengadakan Give away yang berhadiah buku bacaan miliknya. Alhamdulillah, bersyukurnya dia dan bersyukurnya Mabun karena bisa ikut meramaikan dan berpartisipasi.

Semoga memang ada rezeki buku bagi dua jagoan. Aamiin


Oke ini #kisah
#MabunNusaNTara
#belajardirumah
#bacabukuseru
#belajaralaNusa
#BelajaralaTara
#baca
#membaca #membacabuku #membacakisah #kisahnabi #kisahnabiisa

Kamis, 18 Juni 2020

Kreasi bekal makanan Ala Nusa



Alhamdulillah Mabun dan Mas masih semangat ikutan tantangan dari @familiakreativa Kali ini masuk pekan ke 3. (Ternyata gak kerasa ini udah bulan ketiga kami ikutan 😍) Memang sih Mabun gak jago-jago amat berkreasi buat bento meski suka masak. Ini bagian dari menantang diri sendiri. Alhamdulillah Mas semangat banget dan ini ide dari dia. Niatnya mau buat kucing tapi jadinya malah mirip kelinci πŸ˜‚. Eitss nasinya kok warna biru? Aha sekalian infoin deh bahwasannya keluarga kami sudah sekitar 3 bulan lebih mengonsumsi nasi telang. Yap, masak nasinya dicampur seduhan bunga telang sehingga nasinya jadi warna biru gini.



Rasanya? Sama sih kaya nasi putih biasa cuma ini jadinya lebih enak, wangi, dan pulen abis. πŸ˜‰ serius. Apalagi nih kandungan bunga telang memiliki kaya manfaat. Bunga telang diseduh dengan air panas dan perasan jeniper juga seru banget. Bikin badan tambah seger. (geser kalau mau lihat penampakan tanaman telang jagoan)


Bunga telang yang tumbuh subur di halaman rumah kami asal muasalnya dari Mbah Uti Diah di Tangerang. Bijinya sengaja dibawain langsung dan langsung disebar di sini. Emang dasar tangan mabun yang adem jadinya tanaman telang tumbuh subur menjulang tinggi sampai antena TV. Apalagi yang dibagian depan sudah kaya huta rimba karena jenis tanaman telang merambat kemana-mana.





Oh iya selama proses membuat bento mas bantuin ngulek bumbu tuk goreng ikan dan menghias si kelinci sehingga jadi cakep begini. Bekal jagoan hari ini nasi, ikan patin, tempe, dan lalapan timun. 
Alhamdulillah bikin bentonya sebentar aja apalagi makannya secepat kilat karena memang jagoan doyan banget makan ikan 😍 dan senengnya jagoan bilang bentonya cakep banget. Wakakka iyalah ini baru pertama kali buat. Jadi belum ada bandingannya πŸ˜‚πŸ˜‚ kalau dibandingakan dengan emak-emak lain bento mabun mah jauuuhhh di belakang πŸ˜‚πŸ˜‚ tapi alhamdulillah bagi jagoan ini super keren. Bikin melayanglah hati ini yeay. Mabun udah gak pusing apa kata orang. Bagi mabun yang penting apa kata jagoan. Karena yang menikmati ya mereka sendiri 😍



Lepas buat langsung dilahap. Hap hap hap alhamdulillah makannya nambah lagi dan lagi. Iyalah kan makan ikan jadi kesukaan. Apalagi patin yang dagingnya gurih-gurih noy gak ada yang bakal nolak. 

Alhamdulillah ini #kisah #MabunNusaNTara #belajardirumah #belajarrasamain #seruseruan #idebelajar #bento #masakanindonesia #masakanrumah #bekal #bekalanak #bekalanaksekolah #bekalanaksehat

Rabu, 17 Juni 2020

Hayo tinggal dimanakah aku?

Tinggal Dimanakah Aku?

Pemanasan belajar, sebelum nanti belajar dengan terjadwal kali ini seru-seruan mengelompokkan hewan sesuai habitat tempat tinggalnya.


Awalnya yang fokus mainan ini adalah Mas karena dia punya misi menambah voceb bahasa inggrisnya karena disetiap nama hewan dilengkapi dengan bahasa inggrisnya. 
Namun begitu masuk ke tema lautan mulai deh adik yang tadinya sibuk sama mainan robot wiggy bongkar pasang langsung nempel-nempel ke Mas dan akhirnya gabung juga ikut permainan. Maklum Adik emang pecinta hewan laut terutama aneka ikan. 
Mulai deh Adik beraksi yang terkadang membuat Mas keluar gantengnya. Hahahah Bagaimana enggak kalau adik langsung mengambil ikan hiu dan ingin melahap pipi mas yang gembil πŸ˜‚

Alhamdulillah buku ajaib hadiah dari @impianstudio ini keceh badai sekali. Jagoan menikmati dan Mabun terbantu sekali karena ini bisa jadi media pembelajaran yang seru dan menyenangkan karena apa? Karena bagi mereka ini adalah kegiatan bermain tanpa di sadari mereka berpikir dan belajar di manakah hewan-hewan ini tinggal. Motorik halus mereka pun dilatih karena harus menaruh aneka hewan dengan posisi berdiri yang pas dan sesuai. Alhamdulillah
Belajar kali ini dilakukan malam hari sebelum tidur. Apa pasal karena di jam tidur ini anak-anak matanya masih on belum mau diajak rebahan. Padahal mabunnya udah tepar. Yah itung-itung menghabiskan energi mereka dengan belajar rasa main. Adik lebih antusias belajar tema Lautan. Sedangkan Mas lebih teratrik tentang hutan. Kalau habitat kutub dan gurun entah kenapa mereka tidak begitu tertarik sangat. Mungkin karena mereka belum pernah menyaksikan langsung jadi gambaran dua habiatat tersebut via buku hanya sekadarnya tanpanada pengalaman nyata yang membuat mereka berkesan.


Di dalam buku ini ada sekitar 25 karakter hewan dan manusia yang dapat diberdirikan dengan cara melipat bagian bawahnya. Motorik halus mereka secara tak langsung terasah. Alhamdulillah

Bagi yang mau lihat koleksi lainnya silakan cek @impianstudio ya. πŸ˜‰

Ini #kisah #MabunNusaNTara
#belajarrasamain
#belajar #dirumahaja
#belajaralaNusa
#belajaralaTara #mengenalhewan #habitat #Hewan #lautan #gurun #kutub #hutan #bukuajaib #bukupopup #bukupopuler #bukuanak #bukubagus

Senin, 15 Juni 2020

Banyak Hikmah Saat Sakit


Alhamdulillah masih diberikan nikmat sehat sampai hari ini. Bersyukur sekali rasanya karena Allah begitu sayangnya pada hamba dan keluarga.



Namun jika Allah memberika sakit maka sebenarnya Allah lebih sayang lagi pada kita.


Beberapa hari kemarin Ibu sakit. Pembuluh darahnya ada yang pecah dan mengakibatkan darah segar mengalir deras dari hidung sebelah kanan. Kejadian ini serta merta membuat kami membawa ibu ke rs. Alhamdulillah penanganan yang cepat membuat darah yang tadinya tak kunjung berhenti menjadi mampat. 


Ibu kurang lebih 5 hari dirawat di rs sampai akhirnya di rujuk ke rsud Majenang karena darahnya mengalir lagi. Alhamdulillah 3 hari di rsud Majenang ibu diperbolehkan pulang namun dengan banyak catatan bahwasanya harua istirahat total dan gak boleh kecapean.



Sakit itu pengugur dosa dan ternyata sakitnya ibu justru membawa banyak hikmah. Bagaimana tidak jika dengan sakitnya ibu membuat seluruh anaknya berkumpul semua. Alhamdulillah sudah mulai new normal terkait covid jadi anak-anaknya bisa berkunjung menengok ibu dan pulang ke ciloning meski sekejap.



Di sisi lain kejadian tak terduga datang menghampiri. Apalagi coba kalau buka seluruh adik-adik ibu bahkan Ibunya Ibu yang tak lain dan tak bukan adalah Mbah buyutnya jagoan datang ke Ciloning. Total ada 5 mobil dengan puluhan orang yang datang ke rumah.


Berkah sekali rasanya kedatangan saudara dari jauh yang kompak demi lihat ibu sehat. Membuat ibu akhirnya beneran sehat. Alhamdulillah sampai ibu meneteskan air mata meski tak dipungkiri saat mereka datang kami yang di rumah lupa mengenakan maskerπŸ™ˆ


Alhamdulillah banyak sekali saudara dan otomatis banyak makanan di rumah. Dan kecehnya lagi para tamu yang datang membawa keberkahan tersendiri. Karena tamu akan mengeluarkan segala keburukan dari dalam rumah. Alhamdulillah.

,



Juni 2020 semoga Allah membalas kebaikan kalian semua. Aamiin ya Allah



Mas dan Adik juga bahagia sekali karena bisa bertemu dengan para sepupu. Meski pada akhirnya Mas nangis ketika sepupunya pamit pulang dan itu kejer banget. Sedih dia jadi berasa gak punya teman. Tapi nggak apa-apa setiap senang tentu ada sedih karena semuanya berpasangan.


Sabtu, 13 Juni 2020

Eja, Baca, Temukan Barangnya!

Eja, Baca, dan Temukan Barangnya!
Seru-seruan sama sepupu pagi tadi kami bermain dalam ajang kompetisi ala-ala.

Modalnya hanya kertas bekas dan pulpen yang sudah mabun tuliskan suku kata disertai gambar benda yang harus mereka cari beserta jumlahnya yang sudah ditentukan.

Sebenarnya permainan ini dikhususkan untuk Nusa (5y) dan Qyara (6y) karena mereka tahapan belajar membacanya masih dengan mengeja suku kata. Namun karena Iftiya (10y) mau ikutan jadi diberikan soal yang agak berbeda tentu dengan tantangan yang sedikit lebih rumit.

Cara bermainnya sederhana saja. Mereka disuruh mengeja kata, membaca, dan menemukan barangnya sesuai permintaan yang sudah Mabun tuliskan, namun permainan ini jadi lebih menantang karena dijadikan kompetisi dan diberi waktu kurleb 15 menit saja.

Bagi mereka ini bermain padahal secara tidak langsung banyak pelajaran yang mereka kerjakan dan penuhi. Mulai dari membaca, berhitung, berpikir dimana benda yang dicari. Terlebih motorik halus mereka dilatih dengan melakukan ceklis, menjumput benda, memetik, dan motorik kasar mereka juga dilatih karena lari ke sana ke mari mencari barang, duduk, berdiri dsb.

Mereka bahagia, Mabun apa lagi. Alhamdulillah hasil didapatkan. Juara 1 diraih oleh Nusa karena barangnya dapat dan jumlah semuanya tepat. Juara 2 diaraih oleh Qyara karena minus satu barang saja. Dan juara 3 diraih oleh Iftiya meski usianya paling tua namun dia berada di posisi tersebut karena kurang teliti dan terburu-buru dalam menghitung jumlah bunga. Tak apa namanya juga belajar bukan? Padahal Iftiya yang selesai pertama. Sebelum waktu habis dirinya sudah menyatakan selesai.



Setelah bermain kami melakukan review apa-apa saja kekurangan dan kelebihan mereka. Tujuannya agar mereka lebih memperbaiki diri lagi dan lagi. Dan sungguh sportivitas benar-benar ditinggikan dalam permainan kali ini.



Tetap semangat belajar dimanapun berada dan semoga permainan tadi tetap membuat anak-anak bersemangat di esok hari. Aamiin aamiin aamiin Ya Rabbal Alamiin


Ini #kisah #MabunNusaNTara #belajarrasamain #diruamahaja #belajaralaNusa #idebermain #diy #baca #temukanbenda #eja #literasi #membacakata
#DIYEduToyGA7

Jumat, 12 Juni 2020

Eja, Baca, Peragakan Gayanya!



Alhamdulillah senang sekali jagoan bisa bertemu dengan sepupunya dari Purbalingga meski nggak sampai 24 jam. Alasannya apa lagi kalau bukan karena Uti masih sakit. Saat orangtua para sepupu yang tak lain dan tak bukan adalah pakde dan bude jagoan pergi ke RS untuk jenguk Uti yang masih di rawat, Mabun kebagian peran untuk membersamai keempat bocah selama #dirumahaja

Alhamdulillah mereka emang betah banget kalau main sama mabun. Karena kata mereka Mabun gak pernah kehabisan ide bermain. Nah pas banget nih beberapa waktu lalu Mabun sempat membuat papan tulis ala-ala dari kardus. Caranya gampang banget siapin kardus berbetuk persegi panjang. Lalu lapisi seluruh permukaannya dengan lakban bening. Jadi deh papan tulis kardus. Papan tulis ini bisa ditulis dengan spidol dan dihapus lagi pakai kain. Membuat ini karena setiap Mabun menulis di papan tulis jagoan selalu rebutan. Jadi dibikinin deh biar aman. (geser lihat gambar papan kardus)

Pas banget ada sepupu Mbak Tiya (10y) dan Qyara (6y). Tahun ini Mbak Qyara masuk SD dan Mas Nusa (5y) harusnya masuk TK nah karena memang semua sudah bisa baca meski Mas dan Mbak Qyara masih dieja kami buat seru-seruan permainan tebak nama hewan macam gini. 


Tugas Mabun menulis nama hewan di papan ala-ala. Secara gantian ada yang bertugas membaca (dalam hati) serta mempraktekan gaya hewan tersebut) yang lain tugasnya menebak nama hewannya. Permainan ini seru ditambah kemampuan bergaya mereka dieksplore πŸ˜‰ Mereka senang, Mabun Tenang.


Tugas pertama dilakukan oleh Mbak Qyara. Abaikan gambar buaya mabun yang ala kadarnya yang penting bagi bocah mirip πŸ˜‚. Qyara membaca kata buaya pelan-pelan sambil memikirkan bagaiman gaya yang pas dan sesuai. Alhamdulillah ketika dia melakukan gerakan tangan barulah dapat ditebak. Lanjut Mas Nusa dengan kata kelincinya. Mas bacanya masih sedikit bersuara namun dia mampu menirukan gaya kelinci dengan tepat sehingga mudah sekali ditebak. Alhamdulillah

Psstt... Adik Tara (2y) ikutan sebagai anak bawang πŸ˜‚

@diyedutoy
Ini #kisah #MabunNusaNTara
#belajardirumah
#belajarrasamain #diy #seruseruan #baca #tebakgaya #literasi #membacakata
#DIYEduToyGA7

Kamis, 11 Juni 2020

Kebon: Hiburan Kala Bosan


Belakangan ini banyak hal yang terjadi. Banyak kejadian yang pada akhirnya membuat semangat menurun tajam. Terlebih di kala kondisi pandemi macam gini. Ditambah kondisi kesehatan Ibu yang tak lain adalah uti mereka yang kurang sehat.

Sudah kuleb 5 hari ini Uti dirawat. Jagoan yang biasanya bolak balik ke rumah belakang sudah mulai merasa kesepian karena teman main plus bercandanya tak nampak di rumah. Berkali-kali dijelaskan bahwasannya Uti di RS alhamdulillah akhirnya mereka paham juga meski adik berkali-kali setiap ke rumah belakang tak berhenti memanggil-manggil nama Utinya.

Bosan selalu bermain bola atau engklek di halaman rumah akhirnya ganti suasana melipir dikit ke kebun belakang. Dengan bersemangat mereka selalu bilang "Yess" meski tak dipungkiri ratusan nyamuk kan siap menghampiri, menghisap darah mereka tanpa ampun. Namun, mereka biasa aja karena sudah terbiasa jika kembalinya dari kebon akan memwa hasil riasan wajah baru alias bentol-bentol.

Kalau di kebon banyak hal yang bisa mereka lakukan dari mulai main memancing ikan karena memang ada balong ikan lele dan gurame, akting main ultramen sementara mabun jadi monsternya, atau bahkan juga ke sungai. (geser lihat gambar)

Sejatinya mereka hanyalah anak-anak yang memang belum paham mana kondisi aman dan gawat. Bagi mereka setiap hari adalah bermain. Episode dan tantangan baru yang selalu mereka nantikan tanpa perlu berpikir berat seperti orang dewasa macam mabunnya. Ish apapsih! Yaiyalah namanya juga anak-anak. "Bun jangan ngelamun itu di pipi ada nyamuknya" kalimat itu kadang yang keluar ketika jagoan tahu bahwa hati dan pikiran mabunnya melayang entah dimana meski raganya membersamai merekaπŸ™ˆ. Ketawan kan!

Tapi, dari keseharian bersama mereka ada saja yang membuat diri ketawa. Seolah mereka ingun menghibur diri dengan kelakuan konyol dan tingkah yang bikin ngakak. Mulai dari kejedot pohon, nginjek kotoran ayam atau bebek, atau bahkan kepeleset yang semuanya berujung ketawa. Ada-ada ajalah tingkah mereka. 

Semoga keadaan ini lekas membaik dan semuanya bisa beraktivitas seperti sedia kala lagi. Aamiin. 

Ini kisah #MabunNusaNTara
#belajardirumah #main #mainmaen #kebun #kebon #belajaralaNusa #belajar

Selasa, 09 Juni 2020

Jaga Bumi Kita cintai alam sekitar

"Bun, kok Masih ada yang suka buang sampah di kali ya? Kasihan nanti ikan-ikan di laut bisa-bisa makan sampah plastik"

Kalimat empati ini keluar begitu saja dari mulut mungil Nusa kala kemarin kami melihat seseorang membuang sampah ke kali dengan begitu santainya. 



Di desa kami kesadaran orang untuk menjaga lingkungan masih minim. Entah kurang edukasi atau memang hatinya tak punya empati padahal yang melakukan juga mengenyam pendidikan bahkan juga menjadi tenaga pendidik. Ngenes! 



"Mereka mungkin kurang percaya sama hari akhir, Mas. Padahal kan Mas tahu sendiri segala tindak tanduk kita nanti akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat. Termasuk dalam hal membuang sampah" jelasku dan Mas mengangguk. 



Dari kalimat Mas dapat ditarik kesimpulan bahwa dia tahu air kali/sungai yang mengalir di desa kami akan menuju laut. Dan jika yang terbawa adalah sampah plastik tentu fatal akibatnya bagi biota laut. 


Pengetahuan itu didapat dari membaca salah satu buku bertema lingkungan yang kami miliki. Sepertinya buku memang menjadi salah satu media ampuh selain bercerita bagi anak-anak, untuk memahami segala sesuatu dan menambah ilmu.


Senang sekali rasanya @kayabaca_
menghadirkan buku-buku yang bertema lingkungan. Semoga buku-buku tersebut dapat menjadi teman setia anak-anak karena memberikan edukasi tentang menjaga alam sekitar dengan hal-hal sederhana yang bisa kita lakukan. Aamiin



Semoga semakin banyak buku yang memberikan pemahaman bagi anak-anak bahkan semua orang agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Karena bumi kita ini semakin lama semakin tua. Semakin perlu perawatan ekstra. Jika kita sebagai makhluk yang menempati bumi tidak mampu menjaga bumi dengan baik maka bagaimana nasib bumi ke depannya? Akankah kelak anak cucu kita bisa menikmati keindahan dan kelestarian alam seperti kita menikmatinya saat ini?


Sayangi lingkungan, yuk jaga alam sekitar. Karena kalau bukan kita siapa lagi? Karena kalau tidak dimulai dari sekarang lalu kapan lagi?




Semangat mencintai bumi. Semangat menjaga dan merawat bumi. Selamat hari lingkungan hidup seduni πŸ€—

Minggu, 07 Juni 2020

Berkreasi Dengan Buah Mundu dan Naga




Bismillah
Alhamdulillah akhirnya kami masih setia mengikuti tantangan dari @familiakreativa dengan tema pekan ini berkreasi dengan buah. Asyik, buah-buahan emang jadi makanan kesukaan keluarga kami kecuali Adik yang sampai detik ini masih belum mudah lidahnya menciba rasa atau sekadar mencicip aneka buah.πŸ™ˆ









Buah yang kami gunakan adalah buah Mundu, buah langka khas Jawa Tengah dan Kalimantan yang sering disepelekan orang. Mabun juga tahu ada buah Mundu semenjak jadi orang desa. Kenapa disepelekan? Karena buah ini dianggap buah minor yang gak penting dan tidak bernilai guna. Padahal mah anggapan itu salah besar. Mereka saja yang gak tahu dan gak paham.



Pohonnya mirip buah sawo, buahnya mirip buah peach (menurut mabun), rasanya mirip buah mangga tapi lebih kecut dan segar coba dibayangakan πŸ™ˆ. Pohonnya berlimpah buah namun sayang tak ada yang mau memakannya. Pohonnya milik tetangga tapi tetangga gak begitu doyan dan kami dipersilakan untuk ambil sepuasnya alhamdulillah (geser lihat bentuk pohon). Manfaat buah mundu banyak sekali diantaranya, sebagai obat sariawan, menurunkan demam, obat pencahar, bahkan daunnya juga bisa dimanfaatkan untuk obat /kesehatan dan masih banyak lagi. Tuh kan manfaatnya segudang banget.




Memanfaatkan buah yang ada dan kebetulan di rumah ada buah naga kesukaan jagoan akhirnya Mas berkreasi membuat salad buah kesukaannya. Asiiik akhirnya Mas mulai asyik dengan perkakas dapur lagi. Hahahah mamak hepi semoga nanti kalau sudah besar Mas akan siap jika diminta sang istri memasak yak.



Oke cusssss apa saja yang diperlukan bagaimana cara membuatnya? Simak penjelasan di bawah ini.



Bahannya: Buah Naga, Buah Mundu, SKM putih, dan air putih (optional)



Cara membuat: kupas kulit buah mundu dan naga. Potong-potong seukuran dadu. Tata dalam wadah. (Mas lebih suka wadahnya berasal dari kulit buah itu sendiri, jadi khusus wadah Mas Nusa pakai kulit buah naga). Tuang SKM putih di atasnya. Siap dinikmati



Khusus untuk Mas Nusa (5y) memang suka dikasih air jadi makannya seperti es buah meski gak pakai es. Untuk Mabun lebih suka tanpa dikasih air. Kalau tidak suka diberi SKM boleh diganti dengan mayonaise πŸ€—



Mas menikmati sekali ngedapur lagi karena memang semenjak usia 3 sudah sering bebikinan camilan sederhana. Dan lihatlah betapa lahapnya dia makan sampai gak tengok kanan kiri karena fokus pada hasil olahannya. Alhamdulillah





Oke ini #kisah #MabunNusaNTara
#belajardirumah #dirumahaja #belajaralaNusa #saladbuah #mundu #naga
#tantanganberkreasidenganbuahbuahan
#familiakreativa #gagaskarya #gagaskarya2020  #kreatifsepanjangmasa #craft #diytoysforkids 
#homeeducation #homeschool #invitationtoplay #playbasedlearning

Sabtu, 06 Juni 2020

Materi Pembelajaran Untuk Nusa

Persiapan Materi Untuk Nusa


 
Poin 3 berkaitan dengan Shalat


Poin 4 berkaitan dengan bermain peran :)

Alhamdulillah akhirnya pecahan untuk poin 3 dan 4 beres sudah. Sebenarnya mengerjakan ini tak butuh waktu lama. Hanya saja waktu pengerjaannya yang tak mudah karena dalam 24 jam ada saja yang dikerjakan. Maklumlah mamak-mamak dengan segudang aktivitas seru bersama buah hati serta urusan domestik yang tak ada habisnya untuk diselesaikan satu persatu. Namun, nikmati saja waktu dan kondisi macam ini tidak akan terulang. Pokoknya syukuri apapun juga yang penting niat menjabarkan poin sudah ditinggikan dan berusaha sekuat tenaga untuk dijabarkan. Alhamdulillah πŸ€—






Berhubung banyak sekali buibu yang tanya contohnya untuk memecah hal-hal yang ingin dikuasai buah hati akhirnya baru hari ini bisa diunggah juga. Alhamdulillah




Ini semua masih berupa tulisan yang belum diturunkan lagi dalam bentuk ragam permainan dan aktivitasnya secara konkret ya. Semuanya nanti akan dibuat jadwalnya agar hal-hal yang ingin dikuasai atau dipelajari bisa secara teratur dilaksanakan dan durasinya gak perlu lama-lama. 



Apa pasal? Agar mereka menikmati dan ketagihan besok mau main lagi dan lagi. Hahahahahha (Tiati laler πŸ˜‚) Oh iya dari kemarin mau posting sesuatu gak pernah bisa karena akun rada bermasalah. Apalagi coba kalau bukan diblock mungkin karena kebanyakan ikut GA πŸ˜‚ yang mengharuskan komen dengan banyak entri agar peluang menang semakin dekat. 


Alhamdulillah sekarang sudah bisa lagi. Ternyata bisa posting hal yang bermanfaat itu nikmat juga. Semoga semakin bahagia meski di rumah aja lebih lama. Karena kalau bukan kita yang menciptakan rasa bahagia itu siapa lagi?

Anak-anak juga dingπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. Bagi saya ini bagian dari hal positif dengan harapan semakin banyak ilmu yang bertambah pada diri saya, semakin semangat diri saya untuk terus membersamai buah hati, semakin banyak waktu yang saya habiskan untuk hal-hal yang bermanfaat dunia dan akhirat, dan semoga semakin banyak ibu yang terinspirasi dan mau mengajar serta mendidik buah hatinya sendiri aamiin

Oke ini bagian dari #rekamjejak #NusaNTara #belajardirumah #dirumahaja
#belajaralaNusa #idebermain #idebelajar #homeeducation #homeschooling #belajar #belajarrasamain #yukmain #main #MabunNusaNTara

Jumat, 05 Juni 2020

Allah Masih Sayang Kami

*Allah Masih Sayang Kami*
(Tragedi sore ini)


Oleh Reisa Dara Rengganis


Jam menunjukan pukul 14.00. Mata ini rasanya berat untuk terbuka. Rasa lelah karena berkutat dengan dapur dan bersahabat dengan pisau serta aneka sayur dan lauk sejak pukul 06.00 tadi seolah menyerap habis tenaga tanpa sisa. Terlebih sebelum zuhur tadi sembari berjalan kaki aku mengantarkan hasil olahanku kepada tetangga dari ujung ke ujung dengan pakaian super lengkap tanpa lupa mengenakan masker.


Namun menjaga mata tetaplah menyala rasanya perlu sedikit dipaksa karena silih berganti tamu yang datang tak mungkin untuk diindahkan begitu saja. 


Berkali-kali sanak saudara dan tetangga dekat bertamu mengucapkan selamat atas khitan Nusa yang terlaksana sembari menyelipkan salam tempel pada sang anak. Berkali-kali pula aku mengucapkan terima kasih atas kedatangan dan apresiasi mereka  terhadap Nusa di tengah perasaan "Wow" karena sedikit surprise mereka datang ke rumah di saat masih pandemi macam ini. (Harusnya kan gak perlu πŸ˜…)



Di antara mereka ada yang datang membawakan ikan untuk keluargaku, Alhamdulillah.




Langkahku bergegas menuju kamar, melihat Amurwa anak bungsuku masih lelap tertidur. Kupikir sayang sekali jika aku tertidur juga karena sebentar lagi Ashar. Kumanfaatkan waktu untuk menggoreng bandeng pemberian sang tamu dengan tenaga sisa yang sedikit dipaksa. Usai menggoreng aku ke rumah ibu di belakang rumah untuk berbagi ikan karena banyak sekali. 


Dengan langkah gontai aku melangkah kembali ke dalam rumah. Dan seketika netraku nanar menatap komporku mengeluarkan api yang cukup besar.


Sepersekian detik aku beristighfar, antara ingin berteriak dan minta tolong namun urung kulakukan. Aku harus berpikir jernih di situasi mencekam macam ini. 




Kutarik napas perlahan dan bergegas mengambil handuk yang sudah kutenggelamkan dalam bak mandi. Kukibaskan sambil berteriak 


"Allahhu Akbar... Allahuakbar" berharap seketika api padam. Namun api semakin berkobar dengan tinggi dan cukup mumpuni.


Segera kubopong Amurwa yang lelap karena posisi kamar kami tepat berhadapan dengan dapur. Aku harus selamatkan Dia! Pikirku kala itu.



Bergegas aku berlari ke belakang rumah dan menyerahkan Amurwa pada Ibu.


"Titip Adik, Bu. Komporku kebakar. Kebakaran!" pekikku sembari menyerahkan Amurwa lalu kembali berlari ke rumah. 


Bergegas aku menuju kamar mandi dan mengambil air dengan gayung merah, semerah api yang menyala. 


Kuguyurkan berkali kali berharap api segera mati. 


"Blap" suara api padam tersiram air benar-benar menjadi surara yang kuharap. Alhamdulillah setelah guyuran ke lima api padam juga. 



"Alhamdulillah" sembari bersujud karena syukur api padam dan lelah yang sudah tak terelakan. 


Berbondong-bondong orang datang ke rumah memastikan keadaan. Aku hanya tersenyum saja memandangi mereka satu persatu karena rasanya tak perlu kujelaskan lagi kondisi saat itu, toh mereka bisa lihat sendiri hasilnya.


Ibu mengelus punggungku perlahan.

"Alhamdulillah, Nduk masih disayang Gusti Allah, slamet" Ujarnya dan aku mengangguk.



Alhamdulillah... 
Rasa-rasanya api tadi teguran Allah untukku agar aku tak lebai dalam merasakan lelah. Buktinya aku masih bisa melakukan banyak hal termasuk menyelamatkan anak dan rumahku.


Alhamdulillah Allah masih sayang kami. Menyelamatkan kami dari api. Begitu takutnya aku pada api dunia yang menyala tadi. Dan jujur aku terbayang api di akhirat kelak. 


Pelajaran terbaik dalam hidupku di hari ini. Manusia benar-benar tidak ada apa-apanya. Tidak ada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.




Alhamdulillah, catatan Mabun NusaNTara 


4 Juni 2020
18:05

Kamis, 04 Juni 2020

Semangat Nusa Teruslah Menyala

Semangat Nusa Menyala




Alhamdulillah akhirnya setelah kebanyakan iklan dan aneka rempong cantik akhirnya poin satu dan dua dipecahkan juga menjadi beberapa turunan.



Poin-poin ini nantinya akan dipakai untuk membuat materi dan ragam aktivitas selama Mas Nusa belajar #Dirumahaja bersama Mabun di TK #NusaNTara πŸ˜‚



Tinggal 8 poin lagi yang masih menanti untuk dipecahkan di tengah kesibukan untuk terus membersamai jagoan πŸ˜‚ Semoga malasnya bisa tersingkirkan ya jadi pengerjaannya bisa berlangsung cepat tanpa kendala. Aamiin. Biasanya sih ketika semangat menuliskan gini hadir ada tamu tak diundang yang ikut mampir. Apa itu?


Rasa malas. Iyesss merasa bahwa yang dilakukan sudah super duper banyak namun seketika minta rehat sejenak. Alhasil jadinya berleha-leha banget. Padahal itu salah satu ujian di tengah kenikmatan macam gini. Ujian yang bisa hadir sesuka hati tanpa perlu khawatir dan izin kapan dan bagaimana dia mampir didiri. Misalnya karena sering menunda lagi dan lagi. Alhasil target sekian dan sekian malah molor gak karuan πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Wakakakka. Semoga Allah senantiasa menyalakan semangat saya sebagai seorang Ibu untuk berkontribusi lebih besar. Lagi dan lagi. Toh tujuannya juga agar buah hati menerima asupan ilmu secara teratur sesuai dengan minatnya masing-masing.




Nikmat baget jadi Ibu yang punya segudang kesibukan meski #dirumahaja πŸ˜‚πŸ˜‚ Serunya lagi meski jadwal belajar belum ditentukan kapannyaAs Nusa udah keburu gak sabar dan akhirnya memulai praktek duluan, yakni Nyupir alias Nyuci piring. Alhamdulillah meringankan Mabun banget. 


Nusa semangat banget nyupirnya sambil nyanyi-nyanyi dan begitu menikmati πŸ€—. Pertama-tama Mabun mengarahkan apa yang sebaiknya dia cuci dahulu. Yakni piring, gelas, baru terakhir aneka sendok garpu. Biar muat di tempat rak piring kami yang super duper mungil. Oh iya, Mas Nusa sebenarnya belum sampai lho tapi untuk ngakalinnya dia naik kursi. Ide banget deh dia. Wakakakakkaakak





Eits bagi sebagian orang mungkin mencuci piring adalah kegiatan yang biasa aja. Tanpa mereka sadari bahwasanya banyak sekali pelajaran yang didapat dari kegiatan mencuci piring. Dari mulai melatih motorik halus, keseimbangan, konsentrasi, dan ketelitian akan kebersihan. Alhamdulillah....




Melatih motorik halus: Bagaimana jari jemari dia menyusuri tiap sudut piringnya. Bagaimana jari jemari dia fokus dan konsentrasi menjaga keseimbangan agar piring atau gelas yang licin karena sabun tidak pecah. Bagaimana mata dia berlatih melihat dan menyapu sudut piring, gelas, dan sendok dari sabun dan membilasnya sampai bersih. 



Hal terpenting lainnya adalah memberikan kepercayaan padanya untuk menerima sebuah keinginan  yang tentunya harus disertai pertanggungjawaban. Alhamdulillahirabbilalamiin belajar terus dan terus belajar. Karena kalau bukan kita yang mempercayakannya siapa lagi dong? Iyes gak? Iyes bangetlah




Ini #Kisah #MabunNusaNTara #belajardirumah #belajar #belajaralaNusa #homeschool #idebermain #belajarrasamain #rekamjejak

Senin, 01 Juni 2020

Nusa sekolah? #Dirumah aja




Alhamdulillah akhirnya semangat belajar kembali menyeruak. Apa pasal? Karena harusnya tahun ini Mas Nusa usia 5 masuk sekolah Taman Kanak-kanak. Namun karena pandemi corona belumlah usai dan khawatir kenapa-kenapa alhasil keputusan bulat sudah ditentukan setelah rembukan sama Yayah. Apa itu?

Nusa sekolah di rumah aja. Kembali sekolah sama Mabun di rumah. πŸ˜‚ setiap hari memang belajar sih sebenarnya namun kali ini oasenya agak beda. Belajarnya mulai lebih teratur dan terarah. Bila dianggap main-main tetaplah main-main yang serius. 


Karena toh kehidupan ini hanyalah sendagurau dan permainan belaka. Dan akhirat jadi tujuan utama. Bagaimana caranya agar dalam permainan ini kita bisa sampai garis finish dan menjadi pemenang. Dengan Jannah sebagai tujuannya πŸ€—

Oke sebelum mulai nyusun kurikulum dan materi pelajaran ala Mabun kita tanyakan dulu nih hal apa saja yang mau Mas Nusa pelajari dan kuasai. Kalau sudah ketemu inginnya kita tinggal arahkan dengan aneka materi yang nantinya akan menuntaskan semua keinginannya.

Tugas kita sebagai orangtua tinggal mengarahkan dan memfasilitasi terkait hal apa saja yang bisa dipelajari. Alhamdulillah dulu pernah ngajar  TK, SD, dan SMP. Setidaknya sedikit tahulah apa saja yang perlu dicapai oleh anak tingkatan tersebut. Tetap terus belajar lagi dan lagi karena makin ke sini Mas kerasa lebih pinter dari mabunnya πŸ˜‚. Pertanyaannya lebih banyak dan kemauannya macam-macam. Alhamdulillah

Dan hari ini tepat di tanggal 1 Juni Mabun selesai sudah mewawancarai Mas Nusa. Jawabannya kocak-kocak sih meski beberapa ada yang bikin adem di hati. Contoh yang kocak? Dia mau berperan jadi tukang sate. Mentang-mentang suka makan sate. Hehehe. Jawaban yang bikin adem itu salah satunya karena dia mau belajar bacaan solat. Semoga rencana aktivitas dan materi yang mabun buat bisa selesai sebelum bulan Juli. Aamiin 
Alhamdulillah hasil wawancara sudah ditulis  tinggal dipecah membuat rangkaian materi dan ragam aktivitasnya. 

Untuk kegiatannya nanti kepikiran agar berasa sekolah beneran untuk pakai seragamπŸ˜‚ seragam baju muslim maksudnya heheh. 

Semoga semangat ini terus menyala. Aamiin aamiin aamiin Ya Rabbal alamiin. 
Semangat bagi semua para Ibu. Karena kitalah madrasah pertama mereka. Semoga wabah ini lekas berlalu. Aamiin

Ini #Kisah #MabunNusaNTara
#belajardirumah
#belajaralaNusa
#dirumahaja
#idebermain
#ide
#belajar