Selasa, 19 Maret 2013

kisah 17 Maret 23 Menara



Kisah tentangku dan teman-teman 
Setelah beberapa hari sebelum tanggal 17 Maret itu datang…  tamu galau tak diundang datang. Galau terhadap rencana yang akan dijalankan pada tanggal itu. Bersama mbak Ike Siwi beberapa kali menggonta ganti acara. Hingga akhirnya kami berdua fiks sepakat untuk membuat acara tanggal 17 Maret dengan tema 

“Proyeksi Golden Age” dengan agenda kegiatan
·         PSAYA KARAT (PAnggil saya KArena ingin eRAT)
·         BEKAL (BErbagi KALori)
·         TAMBAT HATI (TAntangan bersaMa sahaBAT seHATI)
·         JUDI BARTER (JUjur Diri BARang TukER)
·         PSK (Pesan Saran dan Kesan)
Setelah berdiskusi dengan Dea plus Yana dan Pak Sinwani akhirnya fiks ngadain acara ini meski yang ngerjain nanti ini semua tanpa kehadiran Pak Wani dan Yana. Sipp mereka sudah berkeluarga jadi tidak bisa ikut berkegiatan T.T tapi nggak apa-apa cerita ini akan saya teruskan.

Kronologi kegiatan

Yap.. pagi-pagi setelah mengeluh pusing dan mual-mual tak karuan karena masuk angin (malemnya masih sibuk ngurus kado de el el) akhirnya semua terusir setelah meneguh segelas teh panas dan tolak angin (Bukan iklan maaf). Kebiasan suka bikin panik orang! Eh ujug-ujug sekitar jam 7an Mbak ike sempet-sempetnya datang ke kosan  untuk membawakan satu gelas teh panas dan dua helai roti tawar isi cokelat. Masha Allah… sangking paniknya mbak ike disangkanya saya nggak bakal datang kali ya. Tapi kelihatan sweet banget. Pokoknya terharu…


Mbak Ike langsung balik lagi ke rumahnya karena belum siap-siap. Mbak Ike janjian berangkat sama April Mirna dan Septi sedangkan saya berangkat sendiri (Maaf netbook saya tiada koma)

Okeh… karena bermaksud ingin on time maka saya setengah 8 sudah berangkat meninggalkan kosan menuju kota Tua. Meski saya menemukan berbagai hal dalam perjalanan. Yap benar sekali saya lupa kalau tanggal 17 itu ada car free day. Alhasil rencana saya naik 44 langsung turun sudirman jadi gagal total. 44 nya langsung ke Senen. Nasib… oke lanjut saya masih tak patah semangat meski bawaan rada-rada berat. Maklum berat badan tak sampai 40kg. Bawaan sama berat badan beratan bawaannya (lebai)
Sayapun tak kehabisan semangat meski panas matahari begitu menyengat. Itu tanda bahwa Tuhan memberikan semangat ^_^ lewat sinarnya yang begitu terik menyengat.


Haiiyaaa akhirnya ketemu halte Transjakarta. Langsung beli karcis dan cari-cari rute ke arah kota. Selama perjalanan banyak yang ngewahatsaap nanya posisi saya di mana. Sebagian saya jawab sebagian lagi saya abaikan. Maaf ya… soalnya rempong banget nggak dapet duduk. Tapi akhirnya saya balas kan ya.

Sampai di halte kota langsung menarik napas lega karena jam masih menunjukkan pukul 10.00 lewat tiga menitanlah. Bergegas berjalan menuju Museum BI tanpa tolah toleh kanan kiri karena takut udah banyak yang nunggu. Baikalah Alhamdulillah sampai juga.

Di depan Museum Bank Mandiri sudah ada Nini Aryo dan Muharam. Mereka disebrang lalu nyebrang. Nggak lama kemudian Mas ain datang… lalu susul menyusul Mbak Ike Septi Mirna dan April. Tak berselang lama hadir Dwi dan Yayah  lalu kemudian Shinta dan Arin kemudian dilanjutkan oleh Dea. Berlanjut berbondong-bondong Endank Andra Ubay Fatmafim Mala lalu Mbak Risti dan Mbak Awa sekaligus anaknya yang kecil Raisa (mirip nama saya Reisa).

Baru dateng ^_^



di Taman Museum Bank Mandiri

Nah tinggal nunggu Mbak Lili. Hohohoh ternyata beliau masih di blok M. Sembari nunggu mbak lili datang jadilah kita foto-foto sebentar. Nggak lama berselang ada beberapa anak kecil yang bertanya ke saya terkait keinginnannya masuk dalam museum Bank Indonesia. Mereka semua bawa sepeda awalnya takut tak diizinkan satpam. Tapi Alhmdulillah mereka akhirnya masuk juga ke Museum BI. Sepeda mereka kami jaga. Kalau nggak salah inget nama mereka depannya huruf A semua. Adam Akhmad Arif sama siapa gitu… kalau yang cewek nggak kenalan. Jadi nggak tahu deh namanya.

Oke lanjut ya… nggak lama setelah itu permainan PAKU KARAT pun dimulai. Semua saling menuliskan nama mereka di kertas yang telah diberikan. Nama kesukaan mereka. Yap insha Allah saya ingat semua nama panggilan mereka yang Unik2:

Cherrie Ena Ta Putu Nisa Ity Awa Dinov Virus Anonim Adek Bungsu Fatma Fim Khodijah Lie Kosong Ndank Giant Uyay Uwi Ariyo Quro Uga Merkurius dan saya sendiri DARA yeeee masih apal :P
Karena Museum BANK Indonesia jam 11 siang udah masuk jam istirahat jadi acara dialihkan k Museum  Bank Mandiri setelah sebelumnya kita berasa lagi thawaf karena muter-muter. Maaf ya kawan-kawan
 -___-“

Okeh baikalah acara berlanjut dengan BEKAL… Semua pada bawa makanan. Alhamdulillah saya juga bawa yang dibawain Mbak Ike. Hoho… icip-icip juga makanan teman-teman yang lain. Berasa jadi anak PAUD deh… makan bersama dalam bentuk lingkaran terus saling berbagi satu sama lain. So seweet
Nggak lama setelah itu Mbak lili datang.

keluarkan bekal

lucu
duh yang lagi makan
































 
berbagi itu romantis



haiyaa tetep eksis
ini makan tisue ya? bahagia bener
makan & minum
minum siang





Habis Bekal acara dilanjutkan dengan menyembah Sang Segala Maha yang telah mempertemukan kami semua. RencanaNya senantiasa Indah. Jadi ingat kata-kata yang digunakan dan dijadikan acuan bahwa kami (saya dan mbak Ike) akan memaksimalkan di Proses… kalau hasil?? Serahkan langsung pada Sang Maha Sempurna. Gusti Allah 

Selesai tuaikan 4 rakaat acara dilanjutkan jam 1 yaitu acara SAMA RATA. Haiyaaa… semua teman-teman lalu sibuk sebentar dengan pikirannya untuk menuliskan kata dalam secarik kertas. Oh iya untuk acara ini pakai MC cabutan si Virus alias April. Hoohooho… Kata-kata nya bermacam-macam. Bahkan ada beberapa kata yang sama. Contohnya saya dan Dea yang sama-sama secara tidak sengaja menuliskan kata PANDA. Terus kalau nggak salah juga ada yang kembar  menuliskan kata Tidur dan Sahabat. Saya… dapat kata Tidur… (tahu aja kalau saya doyan dan hobi banget sama yang namanya tidur hohohoh ^_^)


Satu sama lain saling bergiliran maju. Beberapa ada juga yang salah menyebutkan nama panggilan temannya alhasil yang salah panggil nama teman dapat hukuman. Tak terkecuali saya -__-“ ini akibat dari nggak fokus. Kebiasaan. Seru-seru… ngelihat beberapa orang nyanyi… berasa PAUD banget. Apalagi pas mas kosong alias ubay nyanyi lagu Indonesia raya. Antara mau ketawa sama kasian. Maaf mas…
semangat 45 ya

Acara berlanjut ke sesi berikutnya yaitu TAMBAT HATI. Sebenarnya di sesi ini saya pengen ikutan. Tapi kalau saya ikutan nggak aka nada yang ambil dokumentasinya. Jadi saya bagian tukang foto keliling. Seru juga lihat ekspresi mereka. Heboh ada yang sampai jongkok-jongkok. Tapi entah kenapa tetiba ada salah satu peserta yang nggak ngelanjutin permainannya. Entah ya kenapa. Mau berprasangka tapi takut dosa. Jadi pura-pura nggak terjadi apa-apa aja. Permainan masih berjalan dan berlanjut dan akhirnya dimenangkan oleh kelompok dua… tapi masing-masing dapat hadiah kok.
mulai


Sampai jongkok mbak ^_^

bahagia ya


hati-hati kak
hayoo












































































































Sampai berlutut mas
Akhirnya ^_^

Juara 1 nih
Juara 2 tapi hati juara






































































 Habis puas olah raga dan olah otak acara dilanjutkan dengan pendinginan. Yup JUDI BARTER. Masing-masing dari kami semua membuka jati diri (nama asli dan kegiatan yang tengah digeluti). Sebelumnya kami semua sudah mengumpulkan Kado untuk barter. Oh iya kadonya tak lebih dari harga 5 ribu rupiah dan dibungkus Koran. Meski ada juga yang dibungkus cakep banget. Pakai kertas kado. Tapi tak apalah tadinya maksudnya hal ini dilsayakan agar masing-masing teman kreatif dalam berpikir punya ide yang gokil. Kesampaian kok Sa….

Terakhir acara penutup sebelum sesi narsis wajah yakni PSK. Oke dari hasil PSK semuanya terlihat senang meskipun ada yang sebagian mungkin geleng-geleng kepala. Semua teman menuliskan tentang pesan/saran/kesan terhadap semua temannya. Dilakukan secara estafet melalui kertas. Semua seru. Semua lucu.
Terakhir kita foto-foto bareng setelah sebelumnya mungkin sedikit kecewa karena ternyata nggak bisa masuk Museum Bank Indonesia karena sudah terlalu senja. Ya mungkin museum itu belum berjodoh dengan kita. Tapi setidaknya kalian semua berjodoh dengan kebersamaan ini. Mungkin banyak yang terlewatkan beberapa hal kecil dan beberapa hal besar. Tapi terlepas dari yang tidak saya tuliskan semua di sini terus terang saya tahu kalian sedikit demi sedikit.

Sampai ketemu lagi

Saya pamit... maaf nggak semuanya bisa ditampilin di sini.Semoga suatu saat waktu mempertemukan kita lagi entah dengan kebersamaan yang seperti apa. Tapi semoga kalian tetap hangat. Sehangat senyum yang saya dapat satu persatu dari yang tidak kenal menjadi kenal. Dari yang kenal menjadi akrab dan dari yang akrab menjadi Saudara. aamiin

Salam



Tidak ada komentar:

Posting Komentar