Sabtu, 11 Mei 2013

Allah, perkenankanlah

Tak puas jika tulisan belum terlampias

Pada malam yang segera menyongsong pagi

Hati ini terletup saat bertasbih menyebut nama Rabbi.


Seseorang hadir tanpa diundang. Dengan sederhana penuh wajah riang.


Antara khayal dan impian, sejatinya ada bahagia yang membuncah dalam hati sumringah yang merekah


Cukuplah Allah sebagai pembahagia, penuntas lara, pelindung jiwa.


Jika sudah waktunya, pasti akan datang. Membersamai diri menuju Rabbi. Allah, La hawula walaquwwata illabilla


Published with Blogger-droid v2.0.4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar