Selasa, 10 Desember 2013

Medan Malam ini (Pesta Duren Part 1)

Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah.

Barakallah abang-abang yang berbaik hati dengan saya malam ini. Malam ini Medan hujan, saya awalnya berniat istirahat setelah salat isya. Namun pada akhirnya berjeda. Bertemu mas Indra yang lagi tugas di Medan membuat saya berkenalan dengan Bang Romli (asli Jogja), hingga akhirnya berkenalan dengan Bang Amar (asli Medan), dan Bang Fulan dari Timika.

Awalnya mas indra dan bang Romli mengajak makan durian, namun karena tak mendapat taksi akhirnya kami diberi tawaran dari PancaBudi untuk diantar jalan-jalan menggunakan mobil. Tak menolak tawaran tersebut kami pun menikmati Medan di malam hari diantar oleh Bang Amar.

Kami puas makan durian, Bang Amar pandai memilih tempat, selain durennya enak dan legit yang membuat kami geleng-geleng takjub karena harganya murah meriah. Bang Romli yang traktir, katanya kemarin belum puas makan duren, sekarang mumpung ada temennya yang ngajak lagi. Maklum, mereka berdua harus balik ke jakarta esok siang. Hahahaha


Selesai puas menyantap duren Medan yang cukup membuat kepala pening sangking enaknya, Bang Amar punya amanah untuk menjemput Bang Fulan di stasiun Medan. Bang Fulan dari Timika sebenarnya orang asli Banyumas. Namun transmigrasi di tahun 1987 membuatnya hijrah ke sana.

Banyak kisah yang diceritakan oleh beliau, mulai dari kekayaan alam sana yang dikeruk habis oleh asing sampai kisah rakyat sana yang berjuang dalam mendapat emas.

Oh iya selain itu saya lumayan berbincang seru dengan kawan mas Indra, Bang Romli yang asli Jogja, kebetulan saya berniat tinggal di sana nantinya. Jadi seru malam ini...

Oke sekian untuk malam ini. Sampai jumpa di tanggal 21 yaa insyaa Allah
Aamiin

Published with Blogger-droid v2.0.10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar